Oleh: I Wayan Sugitha
Harta adalah “titipan”, nyawa adalah “pinjaman”. Kehilangan tidak bisa pilih-pilih. Kita bisa kehilangan apa saja dan kapan saja.
Apa yang kita miliki hari ini bisa pergi tanpa kita sadari.
Bungkus kehidupan yang kita cari, yakni 3K: kekuasaan, kekayaan, dan ketenaran, semuanya hanya sementara di dunia yang fana ini.
Musibah, berkah, dan berbuat salah pasti kita alami. Dari situlah kita mesti bersyukur, diberi iman dan diberi cara menghadapi musibah dengan sabar.
Apa yang harus kita sombongkan?
Lahir ditolong orang lain.
Nama diberi orang lain.
Pendidikan diperoleh dari orang lain.
Gaji diterima dari orang lain. Kehormatan diberikan oleh orang lain.
Mandi pertama dan terakhir dilakukan oleh orang lain. Ternyata, sejak lahir hingga kembali ke kampung-Nya, kita membutuhkan orang lain.
Apa dan di mana kehebatan kita?
Hidup ini hanya kemurahan Tuhan. Jangan sombong, jangan tinggi hati, sebab semua adalah titipan dan sementara. Kita bukan pemilik dunia dan hanya mampir di dunia ini.
Bila hari esok takkan kumiliki, apa yang kita banggakan? Bersahabatlah dengan semua orang dan jangan sampai persahabatan lekang oleh waktu, karena kita tidak tahu kapan membutuhkan bantuan mereka.
Belajarlah rendah hati, tulus, ikhlas, dan bersujud di hadapan Tuhan sebagai Penyaksi Kehidupan (Antaryamin).
Hidup ini hanya kuasa dan kemurahan Tuhan.
Selamat beraktivitas. Salam sehat untuk para sahabat, pembaca budiman, dan Rahayu untuk semua.