MENYANDINGKAN ILMU, PEKERJAAN, DAN WAKTU DALAM DISKUSI

Oleh: I Wayan Sugitha

Ilmu adalah kekuatan, sumber teragung, harta tersembunyi, sekaligus sumber kebahagiaan.

Ilmu menjadi sahabat paling dekat untuk menyelesaikan persoalan, bahkan menjadi sinar Tuhan yang mengantarkan kita dalam mewujudkan keinginan.

Mengutip pandangan Kahlil Gibran, ilmu adalah lentera sejati untuk meraih kemuliaan hidup.

Ilmu pengetahuan ada dua:
Ilmu tahu diri dan tahu batas

Ilmu tahu diri menyadarkan kita sebagai hamba-Nya. Hidup adalah tentang sebuah cerita: siapa diri kita, dari mana asal kita datang, apa yang kita cari, dan ke mana kita akan pergi setelah tiada.

Sementara itu, ilmu tahu batas, dengan ilmu sebagai sinar Tuhan, menyadarkan kita bahwa hidup di dunia ini hanya sementara. Kita membuka dan menutup mata; lahir dan kemudian meninggalkan dunia.

Dengan dua ilmu di atas, kita disadarkan sebagai hamba-Nya untuk mengetahui kapan harus berhenti, kapan harus pergi, dan kapan harus kembali ke kampung-Nya.

Dari langit dan bumi kita belajar tentang kehidupan. Dari siang dan malam, kita belajar tentang waktu.

Waktu itu gratis, selalu tersedia, tetapi merupakan aset paling mahal bagi manusia dan tidak ternilai harganya.

Waktu tidak dapat disimpan dan tidak dapat dimiliki. Waktu hanya dapat digunakan dan dihabiskan. Sekali kehilangan waktu, ia menjadi sesuatu yang paling jauh dan tidak akan pernah kembali. Itulah yang disebut masa lalu.

Pekerjaan adalah sesuatu yang penting dalam kehidupan kita.

Tanpa pekerjaan, kita tidak bisa menghasilkan uang dan akan sulit menjalani kehidupan ini.

Meskipun uang bukan segala-galanya, kenyataannya uang tidak bisa dan mustahil dipisahkan dari kehidupan kita.

Faktor yang menghasilkan uang adalah pekerjaan. Dengan uang sebagai sarana, seseorang dapat memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya.

Jadi, pekerjaan adalah bagian penting dari kehidupan kita. Tanpa uang, kita tidak bisa menjalankan kehidupan dengan baik, meskipun uang bukanlah segala-galanya.

Namun, harus disadari bahwa dalam menjalani kehidupan, kita mungkin dapat mendapatkan lebih banyak uang, tetapi kita tidak dapat mendapatkan lebih banyak waktu.

Belajarlah dan ingat rumus yang banyak dilupakan:

Ingin uang = Ilmu + Waktu

Ingin waktu/pekerjaan = Uang + Ilmu

Ingin ilmu = Waktu + Uang

Karena pada akhirnya, uang dapat dicari, tetapi waktu yang telah lewat tidak akan pernah bisa kembali.

Kadang kita terlalu banyak bekerja dan mengejar uang sampai lupa bahwa ada dua hal yang jauh lebih berharga, yakni ilmu dan waktu.

Ilmu yang kita miliki dapat menjadi alat untuk mengubah waktu menjadi peluang.

Dalam menjalani hidup, jangan hanya sibuk mengejar hasil. Bangun kemampuan, hargai waktu, dan kelola uang dengan baik.

Selamat beraktivitas, para sahabat dan pembaca budiman.

Salam sehat dan Rahayu.

Scroll to Top