Lukisan by Dokter Bagus Darmayasa

KEBENARAN TIDAK BUTUH KERAMAIAN

Oleh: Iwayan Sugitha

Kebenaran itu dimensi hati . Natural , terbawa sejak lahir . Dan , menuntun manusia pada keselamatan .

Tidak semua yang ramai itu benar dan tidak semua yang sunyi itu salah.

Manusia sering mengikuti suara terbanyak , padahal kebenaran tidak ditentukan oleh jumlah .

Sahabat sejati kebenaran adalah waktu .Kebenaran dapat dibungkam, namun tidak dapat dibunuh .

Veritas Num Quam Perit , kebenaran tidak pernah binasa .

Kebenaran lebih bernilai dari kepintaran , buta kepintaran masih lebih baik dari buta kebenaran . Mengapa ?

Manusia tanpa kepintaran masih bisa hidup . Tanpa kebenaran manusia akan punah .

Orang berpikir akan mencari alasan , sedangkan orang yang hanya mengikuti akan mencari pembenaran .

Dalam jalani Swadarma kehidupan , benar semua punya hati , tapi tidak semua punya nurani .

Mengingatkan , manusia sebagai hamba – hamba Nya dalam pergaulan hidup , lebih suka mencari pembenaran , daripada mengakui dan memperbaiki sebuah kesalahan.

Jangan berlindung dibalik kepandaian bersilat lidah sebab , disaat diri ini salah , hukum dari Tuhan sebagai Antaryamin ( Penyaksi kehidupan ) mustahil untuk dihindari.

Selamat beraktifitas , semangat ,salam sehat , Rahayu untuk semua sahabat dan semua mahluk berbahagia

Scroll to Top