MENYANDINGKAN KARAKTER DELEM, PRIBADI LOSER, DAN WINNER

Oleh: I Wayan Sugitha

Apa dan bagaimana kemiripan karakter Delem dengan pribadi loser? Lalu, apa perbedaannya dengan orang yang winner?

Untuk mengetahui apa dan bagaimana kemiripan karakter Delem dengan pribadi loser serta perbedaannya dengan orang yang winner (pemenang), mari kita ikuti ulasan singkat dalam tulisan di bawah ini.

Dalam dunia pewayangan Bali, ada empat karakter panakawan, yakni:

  1. Tualen
  2. Merdah
  3. Sangut
  4. Delem

Kalau kita membaca karakter Delem, dia tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu. Dia tidak tahu, tetapi merasa tahu. Dia tidak tahu, tetapi tidak menerima pengetahuan dari orang lain.

Delem bersifat angkuh dan congkak di depan orang lain serta tidak mampu mengukur dirinya sendiri. Ia percaya diri di tengah ketidakpahaman.

Singkatnya, karakter Delem adalah sosok yang angkuh, pongah, serta merasa paling pintar dan tahu segalanya.

Bagaimana dengan Pribadi Loser?

Orangnya tahu sedikit, tetapi sudah sangat merasa mengerti. Hanya omong kosong; janji-janjinya hebat, tetapi orang lain yang melaksanakan sesuatu.

Dia tidak melihat keuntungan, tetapi hanya melihat sakitnya. Kata-katanya keras, namun argumentasinya tidak masuk akal. Hal-hal kecil dipersoalkan, tetapi hal-hal yang penting dan bernilai justru dibiarkan hilang atau lenyap.

Wajahnya dibilang ganteng atau cantik, tetapi tidak enak dilihat. Ilmunya pun kering.

Prinsipnya, “Biarlah orang lain memperbaiki diri terlebih dahulu, baru saya.”

Baik karakter Delem maupun pribadi loser memiliki kesamaan. Keduanya sama-sama congkak, angkuh, ilmunya kering, serta merasa paling tahu dan lebih pintar daripada orang lain.

Keduanya bersikap sombong dan congkak. Hal tersebut berbeda dan berbanding terbalik dengan orang yang winner (pemenang).

Seperti Apa Pribadi Winner?

Seorang yang menjadi pemenang dalam menghadapi dualitas kehidupan bukanlah orang yang tidak mau menerima kekalahan, melainkan orang yang tidak pernah berhenti berusaha.

Dalam arti, ia senantiasa memiliki ketabahan (grit) dan determinasi. Ketika jatuh, ia cepat bangun dan kembali melangkah.

Orang winner adalah orang yang menjalani hidup dengan penuh semangat, tidak mudah putus asa, dan tidak menyalahkan orang lain. Ia selalu mencari jalan keluar ketika menghadapi masalah.

Ia selalu ingin membantu orang lain. Meskipun mungkin menghadapi kesulitan, ia tetap mengatakan, “Saya bisa mengatasinya.”

Jika melakukan kesalahan, ia berani mengatakan, “Saya yang salah.”

Pemenang adalah orang yang memiliki komitmen, mempunyai mimpi besar, serta berorientasi pada tindakan nyata. Bahasanya sederhana dan lembut, tetapi argumentasinya kuat.

Ia berpegang teguh pada nilai-nilai yang diyakininya, tetapi tetap mau berkompromi terhadap hal-hal kecil.

Jadi, karakter Delem memiliki kemiripan dengan pribadi loser dan berlawanan dengan orang yang winner (pemenang).

(Rhenald Kasali, “Loser”, Jawa Pos, 17-7-2012).

Selamat beraktivitas. Salam sehat untuk para sahabat dan para pembaca budiman. Rahayu untuk semua.

Scroll to Top