Oleh: I Wayan Sugitha
Pada 13 Mei 1981, dunia menjadi saksi dengan ngeri ketika Paus Santo Yohanes Paulus II ditembak empat kali dari jarak dekat di Lapangan Santo Petrus.
Pembunuhnya, Mehmet Ali Ağca, seorang penembak berkebangsaan Turki, membuat Paus terluka parah dan berjuang untuk hidupnya.
Saat itu, banyak yang percaya bahwa Paus yang dicintai umatnya tidak akan selamat.
Namun, hanya dua tahun kemudian, pada 27 Desember 1983, Yohanes Paulus II melakukan sesuatu yang luar biasa.
Ia berjalan ke Penjara Rebibbia di Roma, duduk berhadapan dengan calon pembunuhnya, menatap matanya dengan kasih yang tulus, lalu berkata:
“Aku mengampunimu.”
Kedua pria itu kemudian berdoa bersama. Paus meminta Ağca untuk bertobat dan mencari belas kasihan Tuhan.
Momen ini tetap menjadi salah satu contoh pengampunan Kristen yang paling kuat dalam sejarah modern.
Sebuah kesaksian hidup atas kata-kata Yesus di kayu salib:
“Bapa, ampunilah mereka.”
Di dunia yang penuh amarah dan balas dendam, semoga kita mau belajar, meniru, dan menjalankan teladan dari Santo Agung ini.
Kekuatan sejati ditemukan dalam belas kasihan.
“Janganlah kamu dikalahkan oleh kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan.”
Apa yang dialami oleh Paus Santo Yohanes Paulus II pada 13 Mei 1981 memiliki kemiripan dengan apa yang dialami Mahatma Gandhi pada 30 Januari 1948.
Saat hendak sembahyang, Gandhi ditembak oleh seorang penganut Hindu fanatik, Nathuram Godse, yang marah kepadanya. Gandhi kemudian meninggal dunia akibat serangan tersebut.
Gandhi dianggap berpihak kepada umat Muslim. Saat Godse ditangkap polisi, Gandhi pun menasihati agar Godse dimaafkan karena ia tidak tahu apa yang dilakukannya.
Begitulah Santo Agung dan Gandhi, pemimpin spiritual, politikus, sekaligus bapak bangsa India, mengajarkan:
Kekuatan sejati ditemukan dalam belas kasihan sebagai esensi ajaran semua agama di dunia.
(Iswara N. Raditya, 200 Tokoh Super Jenius Penemu & Perintis Dunia)
Selamat beraktivitas, para sahabat dan pembaca budiman. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya.
Salam sehat dan Rahayu.